Anak Kecil & ABG Ditantang Coding
Jakarta - Siapa bilang
anak kecil tak bisa coding? Coba lihat anak-anak ini, meski masih bocah tetapi
sudah ikut kompetisi coding Kids & Teens Hackathon.
Kids & Teens Hackathon merupakan kompetisi pembuatan aplikasi dalam waktu tertentu bagi anak-anak dan remaja berusia 6 sampai 15 tahun.
Kompetisi pembuatan ide dan coding competition ini merupakan salah satu rangkaian roadshow Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-9. Coding competition sebelumnya telah dilaksanakan pada bulan Agustus bekerja sama dengan Cody’s App Academy.
Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat mengungkapkan, teknologi kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, Indosat mengajak mereka untuk tidak sekedar menjadi pengguna tetapi juga kreator konten.
"Melalui kompetisi ini, kami berharap anak-anak dan remaja semakin menyukai dunia pemrograman yang mampu melatih mereka berpikir logis serta dapat menjadi media untuk mewujudkan kreasi dan imajinasi anak-anak dan remaja ke dalam suatu aplikasi,” lanjutnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2015).
Untuk Kids & Teens Hackaton kali ini Indosat bekerja sama dengan Clevio Coder Camp, yang merupakan tempat belajar pemrograman komputer bagi anak-anak yang menggunakan metode belajar SOLE (Self-Organizing Learning Environment), Games, dan Team Work.
Para peserta dapat memilih kategori pembuatan proposal ide dan pembuatan aplikasi lewat coding competition. Hadiah yang diperebutkan oleh para peserta di masing-masing kategori yaitu piala, sertifikat, dan gadget terbaru.
IWIC sendiri hadir untuk mendorong lahirnya para developer muda Indonesia dengan karya-karya aplikasi yang spektakuler. Ajang ini juga bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital Indonesia yang dibesarkan oleh anak bangsa sendiri sehingga nantinya kualitas hidup masyarakat akan meningkat.
IWIC ke-9 menghadirkan beberapa kategori untuk diikuti yaitu kategori kids (SD), teens (SMP dan SMA), mahasiswa dan umum, developer. Ditambah dengan kategori spesial untuk perempuan dan inbound tourism untuk pembuatan ide dan aplikasi dalam bidang (1) kategori communication, lifestyle, education; (2) kategori multimedia & games; (3) kategori utilities (tools, security, apps for disable).
Kids & Teens Hackathon merupakan kompetisi pembuatan aplikasi dalam waktu tertentu bagi anak-anak dan remaja berusia 6 sampai 15 tahun.
Kompetisi pembuatan ide dan coding competition ini merupakan salah satu rangkaian roadshow Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) ke-9. Coding competition sebelumnya telah dilaksanakan pada bulan Agustus bekerja sama dengan Cody’s App Academy.
Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat mengungkapkan, teknologi kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, Indosat mengajak mereka untuk tidak sekedar menjadi pengguna tetapi juga kreator konten.
"Melalui kompetisi ini, kami berharap anak-anak dan remaja semakin menyukai dunia pemrograman yang mampu melatih mereka berpikir logis serta dapat menjadi media untuk mewujudkan kreasi dan imajinasi anak-anak dan remaja ke dalam suatu aplikasi,” lanjutnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10/2015).
Untuk Kids & Teens Hackaton kali ini Indosat bekerja sama dengan Clevio Coder Camp, yang merupakan tempat belajar pemrograman komputer bagi anak-anak yang menggunakan metode belajar SOLE (Self-Organizing Learning Environment), Games, dan Team Work.
Para peserta dapat memilih kategori pembuatan proposal ide dan pembuatan aplikasi lewat coding competition. Hadiah yang diperebutkan oleh para peserta di masing-masing kategori yaitu piala, sertifikat, dan gadget terbaru.
IWIC sendiri hadir untuk mendorong lahirnya para developer muda Indonesia dengan karya-karya aplikasi yang spektakuler. Ajang ini juga bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital Indonesia yang dibesarkan oleh anak bangsa sendiri sehingga nantinya kualitas hidup masyarakat akan meningkat.
IWIC ke-9 menghadirkan beberapa kategori untuk diikuti yaitu kategori kids (SD), teens (SMP dan SMA), mahasiswa dan umum, developer. Ditambah dengan kategori spesial untuk perempuan dan inbound tourism untuk pembuatan ide dan aplikasi dalam bidang (1) kategori communication, lifestyle, education; (2) kategori multimedia & games; (3) kategori utilities (tools, security, apps for disable).
Sumber
:
Pendapat saya :
Menurut saya lomba ini sangat bagus karena dengan adanya lomba yang
diselengagrakan oleh IWIC ini kita tahu kemampuan kemampuan yang terpendam dari
anak anak Indonesia bisa kita kembangkan, karena Indonesia sangat membutuhan
sekali anak anak yg seperti ini, kebanyakan anak anak Indonesia yg berpotensi
tinngi dibidang Tekhnologi Komputer dan Sistem Informasi tidak bisa
mengembangka dan menyalurkan potensi mereka dikarenakan umur mereka yg masih
kecil, dengan adanya lomba ini tidak bisa dipungkiri bahwa anak kecil pun
bisa bersaing dengan orang dewasa, dan orang dewasa pun tidak boleh memandang sebelah mata kemampuan anak anak, dan semoga lomba yang diselenggarakan oleh IWIC bisa membantu
mengembangkan potensi potensi yg terpendam dari anak bangsa terutama dibidang
Tekhonologi Komputer dan Sistem Informasi.

Komentar
Posting Komentar