Konsep Sistem Informasi Lanjut
Nama : Reni Setia Purtanti
NPM : 17113405
Kelas : 4KA18
1.
TPS (Transaction Processing System)
Transaction
Processing Systems (TPS) Sistem informasi komputerisasi yang dikembangkan untuk
memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti
daftar gaji dan inventarisasi.
Perbedaan
TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk
memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar
gaji dan inventarisasi. TPS berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan
organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan
oleh TPS dapat dilihat atau digunakan oleh manajer.
Transaction
processing systems mencatat dan memproses data hasil dari transaksi bisnis,
seperti penjualan, pembelian, dan perubahan persediaan/inventori. Transaction
processing systems menghasilkan berbagai informasi produk untuk penggunaan
internal maupun eksternal. Sebagai contoh, TPS membuat pernyataan konsumen, cek
gaji karyawan, kuitansi penjualan, order pembelian, formulir pajak, dan
rekening keuangan.
Gambar
arsitektur TPS
1.
MIS (Management Information System)
Management Information System (MIS),
adalah suatu aplikasi Sistem Informasi yang menyediakan laporan informasi
terpadu bagi pihak manajemen. MIS dihasilkan dari beberapa database yang menyimpan data
dari benyak sumber, termasuk didalamanya Transaction Processing
System/TPS.
Perbedaan
MIS :
- Mendukung pengambilan keputusan yang bersifat terstruktur pada level operasional dan manajemen.
- Umumnya SIM berorientasi pada laporan dan pengawasan. SIM didesain untuk membantu membuat laporan kegiatan yang ada serta menyediakan pengawasan harian terhadap kegiatan tersebut.
- SIM bergantung pada data gabungan dan alur data
- MIS tidak terlalu memiliki kemampuan analisis
- Umumnya digunakan untuk mengambil keputusan dengan menggunakan data lampau dan kini
- Relatif tidak fleksibel dan lebih memiliki orientasi internal daripada eksternal
Management
Information System disingkat dengan MIS. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan
Sistem Informasi Manajemen. Didefenisikan sebagai kumpulan dari manusia dan
sumber-sumber daya di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab
mengumpulkan dan mengolah data untuk menhasilkan informasi yang berguna untuk
semua tingkatan management di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.
Atau, kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung
manajemen.
Istilah Management Information System (MIS) atau Sistem Informasi Manajemen (SIM) ini banyak digunakan pada tahun 1980an hingga 1990an, yang menunjukkan sistem-sistem informasi fungsional, yaitu sistem yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi. Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari sistem informasi akuntasi, sistem informasi keuangan dan sistem informasi pemasaran. MIS sudah diterapkan di Amerika Serikat sejak awal tahun 1970an yang digunakan untuk memberikan infromasi kepada manajer-manajer fungsional. Istilah ini sudah kurang tepat untuk saat ini, karena sistem informasi telah berkembang melebihi kemampuan sistem informasi fungsional.
Dan Management Information System ini biasanya digunakan untuk memperoleh informasi dari kalangan managerial end user.
Istilah Management Information System (MIS) atau Sistem Informasi Manajemen (SIM) ini banyak digunakan pada tahun 1980an hingga 1990an, yang menunjukkan sistem-sistem informasi fungsional, yaitu sistem yang diterapkan di fungsi-fungsi organisasi. Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari sistem informasi akuntasi, sistem informasi keuangan dan sistem informasi pemasaran. MIS sudah diterapkan di Amerika Serikat sejak awal tahun 1970an yang digunakan untuk memberikan infromasi kepada manajer-manajer fungsional. Istilah ini sudah kurang tepat untuk saat ini, karena sistem informasi telah berkembang melebihi kemampuan sistem informasi fungsional.
Dan Management Information System ini biasanya digunakan untuk memperoleh informasi dari kalangan managerial end user.
1.
DSS (Decision Support System)
Decision Support System (DSS),
adalah system yang dirancang untuk membantu manager suatu organisasi untuk
mengambil keputusan melalui proses penyimpulan atau perbandingan data dari
berbagai macam sumber data yang berbeda.
System
pendukung keputusan atau DSS digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisa dan
membentuk data yang dikoleksi, dan mengambil keputusan yang benar atau
membangun strategi dari analisis, tidak pengaruh terhadap computer, basis data
atau manusia penggunanya.
Perbedaan
DSS :
- DSS menawarkan fleksibilitas, adaptabilitas dan respon yang cepat
- DSS dapat bekerja dengan hanya mengandalkan sedikit bantuan bahkan tanpa bantuan seorang programmer
- DSS menyediakan bantuan untuk pengambilan keputusan dan masalah yang jalan keluarnya tidak dapat di spesifikasi
- DSS menggunakan peralatan dan model analisis data yang mutakhir.
Gambar Arsitektur DSS
1.
EIS (Executive Information System)
Executive Information
System (EIS) adalah sistem computer-based yang membantu executive dalam
mengakses data dan informasi untuk mengetahui suatu permasalahan, meneliti
solusi yang akan diberikan, dan menunjukkan proses strategic planning.
Perbedaan
EIS pengambilan keputusan dalam cakupan yang lebih besar lagi hingga meliputi level
executive pada perusahaan, Sistem Informasieksekutif (EIS) adalah satu jenis
dari manajemen informasi sistem dimaksud untuk memudahkan dan mendukung
keterangan dan pembuatan keputusan kebutuhan dari eksekutif senior dengan
menyediakan kemudahan akses terhadap keduanya internal dan eksternal keterangan
relevan untuk bertemu gol strategis dari organisasi. Ini biasanya
dipertimbangkan sebagai satu bentuk dikhususkan dari satu sistem mendukung
keputusan (DSS), Penekanan dari EIS berada di atas peraga grafis dan mudah
untuk pergunakan interfacepemakaian. Mereka menawarkan laporan kuat dan
dril bawah kemampuan. Pada umumnya, EIS adalah perusahaan lebar DSS untuk
menolong eksekutif tertinggi teliti, bandingkan, dan soroti kecenderungan pada
penting variable sehingga bahwa mereka dapat memonitor kinerja dan
mengidentifikasi kesempatan dan masalah. EIS dan penggudangan data teknologi
sedang memusat pada pasar.
Arsitektur
ini sederhana dan mudah untuk dikelola. Karena menggunakan basis data terpusat,
query dan analisa dapat diproses dengan cepat. Akan tetapi dalam melakukan
ekstraksi dan peng-updatean data dari sumber yang berbeda ke dalam basis data
terpusat merupakan permasalahan yang kompleks. Sebab seringkali data tersebut
tidak kompatibel antara satu sumber dengan sumber data yang lain. Arsitektur
EIS tradisional tidak dapat beradaptasi terhadap inkompatibilitas data. Oleh
karena itu, setiap kali terdapat perubahan pada local system, basis data
terpusat harus disusun kembali, di-compile ulang, atau bahkan didesain ulang.
EIS tradisional hanya mendukung analisis data sederhana yang sudah
didefinisikan terlebih dahulu.
2.
ES (Expert System)
Secara
umum, Expert System (ES) adalah sistem yang berusaha
mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan
masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli. Expert System tidak untuk
menggantikan kedudukan seorang pakar tetapi untuk memasyaratkan pengetahuan dan
pengalaman pakar tersebut.
Expert
System/Sistem Pakar yaitu sistem berbasis komputer yang mengadopsi
pengetahuan seorang pakar ahli ke dalam sistem berbasis komputer yang bisa
digunakan untuk menyelesaikan permasalahan seperti yang dilakukan oleh seorang
pakar/ ahli.
Perbedaan
Expert System mempunyai kemampuan untuk menjelaskan jalur penalaran yang
diikuti pencapaian pemecahan tertentu, penjelasan mengenai bagaimana pemecahan
dicapai akan lebih berguna dari pada pemecahan itu sendiri.
Sistem
Pakar / Expert System adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan
dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan dari pakar di
dalam sistem ini digunakan sebagi dasar oleh Sistem Pakar untuk menjawab
pertanyaan(konsultasi).
Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).
Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).
Contoh
Sistem Pakar :
·
MYCIN : diagnosa penyakit
·
Dendral : mengidintifikasikan
struktur molekul campuran kimia yang tidak dikenal
·
XCON & XSEL : konfigurasi
sistem komputer besar,
·
Prospector : bidang biologi
Manfaat
Expert bagi manajemer :
- Mempertimbangkan Alternatif Yang Lebih Banyak.
- Menerapkan Tingkat Logika Yang Lebih Tinggi.
- Mempunyai Tingkat Logika Yang Lebih Banyak Untuk Mengevaluasi Hasil Keputusan.
- Pemecahan Konsisten Yang Lebih Banyak.
Gambar Arsitektur Expert System
1.
OAS (Office Automation System)
Office Automation System (OAS),
adalah system mendukung pekerjaan pada suatu perusahaan secara luas, biasanya
digunakan untuk meningkatkan aliran pekerjaan dan komunikasi antar sesama
pekerja, tidak peduli apakah pekerja tadi berada di satu lokasi yang sama
ataupun tidak.
OAS
mendukung pekerja data yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru
melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikn
data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya
secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi.
Contoh:
Komunikasi melalui voice mail, email, dan video conferencing.
Office Automation System
digunakan untuk mendapatkan semua informasi bagi yang membutuhkannya. Office
automation berfungsi dalam word processing, elctronic message, work group
computing, work group scheduling, facsimile processing, imaging and electronic
documents, and work flow management. Office automation system dirancang baik
untuk individu maupun kelompok.
Dalam
suatu pembuatan sistem informasi kita harus mengabungkan dan menyatukan semua
kegiatan dalam suatu kesatuan proses. Berikut adalah contoh tahapan proses
pembuatan sistem informasi :
- Proses transaksi pertama digunakan sebagai input data transaksi dalam transaction processing system.
- Proses transaksi kedua menghasilkan suatu output transaksi.
- Sistem informasi management yang pertama berguna untuk menyederhanakan laporan dan data proses transaksi
- Sistem informasi manajemen yang kedua menggunakan model bisnis (contohnya MRP) untuk menghasilkan operational management information.
- Menunjukkan bahwa MIS menggunakan data lebih dari satu operational database
- Menunjukkan gambaran dari operational database yang ada dari sekumpulan data warehouse.
- Decision support and executive information systems akan menyediakan akses read-only kepada data warehaouse untuk menghasilkan Decision support and executive information
- Sebuah expert system membutuhkan database khusus yang menyimpan pengetahuan dan data dari seorang ahli
- Expert system mendapatkan suatu masalah sebagai sebuah input dan kemudian menghasilkan solusi sesuai dengan database sistemnya.
- Personal office automation system memelihara keseluruhan data dan proses bisnis yang dibutuhkan oleh user.
- Work group office automation system menghasilkan suatu solusi untuk sebuah kebutuhan departemen.
Gambar Arsitektur OAS
1. GDSS
(Group Decision Support System)
GDSS
adalah suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok-kelompok orang
yang terlibat dalam satu tugas (tujuan) bersama dan yang menyediakan interfase
bagi suatu lingkungan yang digunakan bersama.
Perbedaannya
pengambilan keputusan untuk menunjang keputusan kelompok, GDSS System Group
Decision Support System adalah system berdasarkan komputer yang interaktif yang
memudahkan pemecahan atasmasalah tak terstruktur oleh beberapa (set)
pembuat keputusan yang bekerja sama sebagai suatu kelompok, Definisi GDSS, bisa
berlaku atau diterapkan ke berbagai situasi keputusan kelompok, yang meliputi
panel review,task force meeting eksekutif/dewan, pekerja jarak jauh, dan
sebagainya.
Aktifitas dasar yang terjadi di kelompok manapun dan yang memerlukan dukungan yang berdasarkan komputer adalah : pemanggilan informasi, pembagian informasi, dan penggunaan informasi.
Aktifitas dasar yang terjadi di kelompok manapun dan yang memerlukan dukungan yang berdasarkan komputer adalah : pemanggilan informasi, pembagian informasi, dan penggunaan informasi.
Penggunaan
GDSS memiliki beberapa manfaat antara lain :
- Meningkatkan perencanaan awal, yaituuntuk membuat diskusi atau pertemuan menjadi lebih efektif dan efisien
- Meningkatkan partisipasi, sehingga setiap peserta dari berbagai latar belakang dapat memebrikan kontribusianya dengan optimal
- Menciptakan iklim yang lebih terbuka dan kondusif , yaitu tanpa membuat pihak yang tingkatannya lebih rendah merasa takut dan terancam dan juga tidak membua pihak yang tingkatannya lebih tinggi mendominasi jalannya suatu rapat, pertemuan / meeting
- Setiap ide yang di tawarkan bebas dari kritik
- Evaluasi yang objektif
- Menghasilkan ide organisasi
- Menetapkan prioritas dan mengambil keputusan
- Dokumentasi hasil rapat
- Mampu melakukan akses informasi eksternal
- Menghasilkan notulen hasil diskusi, sehingga pihak yang tidak dapat berpartisipasi langsung dapat tetap memahami hasil dan isis dari meeting
Group
Decision Support System digunakan
untuk mendukung sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok. Sistem
ini pada awalnya dibuat untuk mendukung sejumlah orang yang berada pada lokasi
yang berbeda yang hendak melakukan sumbang-saran, pemberian komentar, pemilihan
suara, dan evaluasi terhadap alternatif-alternatif melalui sarana komunikasi.
Gambar Arsitektur GDSS
Sumber :





Komentar
Posting Komentar