Contoh kasus Bahasa Indonesia 2 Bulan Pertama
Contoh kasus :
Merdeka.com - Pemerintah mengakui belum bisa mendorong seluruh
pekerja Indonesia menjadi wajib pajak patuh. Meskipun sudah banyak terobosan
diluncurkan untuk itu.Semisal, e-registration untuk memudahkan masyarakat
mendaftar sebagai Wajib Pajak (WP) melalui e-Registration. E-filing, memudahkan
WP Badan dan Orang Pribadi menyampaikan SPT Tahunan melalui e-Filing.Lalu,
e-biling untuk memudahkan pembayaran pajak. Selain itu, sosialisasi dengan
berbagai bentuk juga gencar dilakukan. "Namun,
ternyata belum dapat menggugah kesadaran belasan juta Wajib Pajak dan lebih
banyak puluhan juta lagi pekerja dan penerima penghasilan untuk mendaftarkan
diri sebagai Wajib Pajak dan melaksanakan seluruh kewajiban perpajakannya
dengan baik dan benar," Demikian diungkap Direktorat Jenderal Pajak
Kementerian Keuangan dalam laman resmi, kemarin. Ditjen Pajak mencatat, hingga tahun lalu, hanya terdapat
1.172.018 WP Bayar. Terdiri dari 375.569 WP Badan, 612.881 WP Nonkaryawan, dan
181.537 WP Karyawan."Angka 375.569 WP Badan Bayar atau non-SPT jelas
sangat kecil jika dibandingkan dengan 3 juta lebih perusahaan yang ada dan
beroperasi di Indonesia," ungkapnya.
"Sedangkan jumlah 612.881 WP Bayar nonkaryawan dan 181.537 WP bayar
karyawan, jauh sangat tak berarti dibandingkan dengan jumlah total 93 juta
lebih penduduk Indonesia yang bekerja dan menerima penghasilan." Untuk itu, Ditjen Pajak menegaskan
bahwa pajak adalah pondasi negara. Artinya, tanpa pajak maka negara runtuh. "Marilah bersama-sama kita gugah
dan sadarkan saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang belum menjadi WP
untuk mendaftarkan diri segera," katanya."Dan bagi yang sudah
terdaftar sebagai WP untuk membayar pajak dan menyampaikan SPT Tahunan PPh
dengan lengkap dan benar."
Penjelasan:
Dalam contoh kasus paragraph
diatas merupakan metode penalaran induktif. Alasannya karena pada awal kalimat
telah menyebutkan dan membahas tentang berita – berita khusus dan ada
pertengahan paragraph pembahasannya berubah menjadi kalimat utama, gagasan
utama dan kalimat penjelas, lalu ada akhir paragraph terdapat kesimpulan yang
membahas inti dari berita tersebut.
Dari paragraph diatas bisa ditemukan bahwa Kalimat Utamanya terdapat di atas paragraph atau sering kita sebut dengan kalimat deduktif , dari paragraph diatas kalmat deduktifnya adalah “ Pemerintah mengakui belum bisa mendorong seluruh pekerja Indonesia menjadi wajib pajak patuh”. Dan kalimat induktifnya "Marilah bersama-sama kita gugah dan sadarkan saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang belum menjadi WP untuk mendaftarkan diri segera," katanya."Dan bagi yang sudah terdaftar sebagai WP untuk membayar pajak dan menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan lengkap dan benar."
Dari paragraph diatas bisa ditemukan bahwa Kalimat Utamanya terdapat di atas paragraph atau sering kita sebut dengan kalimat deduktif , dari paragraph diatas kalmat deduktifnya adalah “ Pemerintah mengakui belum bisa mendorong seluruh pekerja Indonesia menjadi wajib pajak patuh”. Dan kalimat induktifnya "Marilah bersama-sama kita gugah dan sadarkan saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang belum menjadi WP untuk mendaftarkan diri segera," katanya."Dan bagi yang sudah terdaftar sebagai WP untuk membayar pajak dan menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan lengkap dan benar."
Komentar
Posting Komentar